Picture Books – Mainan Pembelajaran Terbaik Untuk Balita?

January 18, 2021 By taynimiro.info 0

Bermain adalah salah satu cara terpenting yang akan dipelajari anak Anda tentang dunia. Penelitian perkembangan anak menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua dengan permainan bayi dan balita meningkatkan pembelajaran dan perkembangan.

Hal ini sebagian besar disebabkan oleh interaksi dan umpan balik yang didapat anak ketika bermain dengan orang tua mereka, bukan bermain sendiri. Meskipun demikian, penelitian terbaru yang dilakukan oleh Hearthsong menunjukkan bahwa lebih dari 60% orang tua Amerika bermain dengan anak mereka kurang dari satu jam sehari. Kebanyakan orang tua mengutip keterampilan interpersonal yang akan diperoleh anak mereka sebagai manfaat bermain, tetapi cenderung meremehkan keterampilan penting lainnya seperti peningkatan keterampilan motorik, pemecahan masalah, pemikiran kreatif, imajinasi, dan rasa pencapaian yang berasal dari bermain https://voi.co.id/ .

Meskipun mengetahui bahwa bermain itu baik sudah cukup untuk memotivasi banyak orang tua untuk memanfaatkan inner child mereka dengan mencurahkan banyak waktu bermain yang berkualitas kepada anak-anak mereka, akan sangat membantu untuk mengetahui bagaimana berbagai jenis aktivitas memengaruhi pembelajaran. Sebuah studi baru-baru ini oleh para peneliti dari Universitas Michigan dan Universitas Northwestern (Gelman, Waxman dan Kleinberg 2008) telah menemukan bahwa gambar lebih efektif dalam merepresentasikan konsep daripada objek.

Studi ini adalah yang terbaru dari penelitian panjang yang menemukan bahwa ketika ibu dan anak bermain bersama, mereka berbicara tentang jenis hal saat melihat gambar, dan mendiskusikan hal individu saat melihat objek. Gambar cenderung lebih siap untuk berpikir tentang apa yang mereka wakili daripada memikirkan gambar sebagai hal yang unik. Dengan demikian, anak-anak memahami gambar sebagai representasi dari, katakanlah sebuah rumah, daripada sebuah objek model sebuah rumah sebagai representasi dari kategori sebuah rumah.

Mengapa ini penting? Salah satu konsep utama yang harus dikuasai anak adalah perbedaan antara individu (seperti Nemo) dan kategori (ikan pada umumnya). Perbedaan ini adalah bagian dari perkembangan bahasa dan fungsi kognitif secara keseluruhan. Dalam penelitian tersebut, 48 pasang ibu dan anak usia 4 tahun diberi 24 set barang (seperti pesawat) yang akrab bagi anak-anak prasekolah. Setengah dari item adalah gambar dan setengahnya adalah objek.

Temuan ini mereplikasi penelitian sebelumnya bahwa objek mengarah pada fokus pada hal-hal individual sementara gambar mengarah pada fokus pada kategori. J.S. DeLoache mengembangkan teori representasi ganda pada tahun 2004 untuk menjelaskan kecenderungan anak-anak untuk berpikir tentang representasi sebagai objek itu sendiri. Objek simbolik seperti gambar atau model secara inheren adalah dua hal yang berbeda. DeLoache berpendapat bahwa untuk menggunakan keduanya secara efektif, seseorang harus memahami kedua fungsinya.

Baca Juga : harga kambing aqiqah 2021

Representasi ganda ini merupakan tantangan besar bagi anak kecil. Dalam studi mereka, Gelman et al menyimpulkan bahwa temuan mereka memiliki implikasi pada bagaimana anak-anak memperoleh bahasa. Mereka menulis, “anak-anak dapat mempelajari kata-kata baru dengan lebih akurat … lebih sering jika diberikan gambar daripada benda tiga dimensi.” Intinya adalah bahwa aktivitas orang tua-anak yang sangat umum dari membaca buku bergambar mungkin merupakan cara paling efektif untuk mendorong pengetahuan awal dan perkembangan kognitif.

Buku dengan gambar tampaknya menjadi mainan pembelajaran pendidikan terbaik! Sumber: DeLoache, J.S. 2004. Menjadi Berpikir Simbol. Trends in Cognitive Science Volume 8, halaman. 67-70. Gelman, Susan A., Sandra R. Waxman dan Felicia Kleinberg. 2008. Peran status representasi dan kompleksitas item dalam percakapan orang tua-anak tentang gambar dan objek.