Analisis yang Menyarankan Kalsium Meningkatkan Risiko Serangan Jantung Cacat, Kata NPA

December 28, 2020 By taynimiro.info 0

Pada 29 Juli, British Medical Journal (BMJ) menerbitkan sebuah meta-analisis tentang efek suplemen kalsium pada risiko infark miokard dan kejadian kardiovaskular. Hasil studi tersebut telah diberitakan di media umum.

Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa suplemen kalsium dapat meningkatkan risiko serangan jantung (Apa itu serangan jantung? Silakan lihat di bawah). Menanggapi cerita tersebut, penyakit jantung Daniel Fabricant, Ph.D., wakil presiden Pemerintah Global dan Urusan Ilmiah untuk Asosiasi Produk Alami mencatat hal-hal berikut:

“Ada ribuan studi tentang kalsium, tetapi penulis memilih hanya delapan untuk melakukan meta-analisis ini. Tak satu pun dari studi yang dipilih memiliki hasil kardiovaskular sebagai titik akhir utama, dan data tentang kejadian kardiovaskular tidak dikumpulkan dengan cara standar, sehingga akan tampak lebih sebagai hasil yang telah ditentukan sebelumnya versus salah satu dari ketelitian ilmiah yang hebat.

Baca Juga: Ilham Gordin Lucu serta Minimalis yang Buat Kamar Ataupun Ruang Tamumu Makin Manis

“Kami telah berulang kali melihat argumen bahwa orang bisa mendapatkan semua nutrisi yang mereka butuhkan dari diet seimbang. Namun, kami juga telah melihat berkali-kali bahwa mayoritas orang Amerika tidak makan diet seimbang. Dengan pemahaman itu, kami berharap bahwa semua individu yang menggunakan suplemen kalsium, dan terutama populasi yang berisiko tinggi mengalami patah tulang, akan melanjutkan rejimen mereka dan tidak terhalang oleh perhatian seputar studi yang kurang memuaskan ini. ”

Sumber: Asosiasi Produk Alami

Apa itu serangan jantung?

Jika otot jantung tidak memiliki cukup darah (dan akibatnya oksigen) ia mati dan serangan jantung terjadi. Nama lain untuk serangan jantung adalah infark miokard, pengobatan stroke tanpa operasi infark jantung, dan trombosis koroner. Menurut kamus medis Medilexicon, serangan jantung adalah “infark segmen otot jantung, biasanya karena oklusi arteri koroner”. (Infark = proses di mana area jaringan mati disebabkan oleh hilangnya suplai darah).

Serangan jantung biasanya terjadi ketika gumpalan darah berkembang di salah satu pembuluh darah yang mengarah ke otot jantung (arteri koroner). Gumpalan tersebut, jika cukup besar, dapat menghentikan suplai darah ke jantung. Pasokan darah ke jantung juga bisa terganggu jika arteri tiba-tiba menyempit, seperti pada kejang.

CARA BARU PENGOBATAN JANTUNG, HIPERTENSI, OSTEOPOROSIS – KEROPOS TULANG TERBAIK TANPA OBAT PALING AMPUH >>> https://youtu.be/ypabJjnKQeM